Custom Search
Tampilkan postingan dengan label argumentasi: cinta yang berlebihan (X5). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label argumentasi: cinta yang berlebihan (X5). Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Maret 2009

CINTA

Oleh: Danu

Cinta.dalam dunia ini tak ada orang yang dapat lari dari rasa cinta,Cinta adalah perasaan dimana kita seorang manusia merasa hampa tanpanya dan merasa senang ketika “DIA” berada di samping kita.Seorang manusia seperti tak bisa lari dari yang namanya “CINTA”.siapa saja bisa mengakui dia tak mau mencinta dan dicintai namun pada kenyataannya sendiri manusia tak dapat hidup tanpa cinta,yang di katakana tak dapat hidup tanpa cinta bukan berarti cinta segalanya,yang dimaksud adalah tanpa cinta seseorang takkan dapat menemui siapa pasangan hidupnya,tanpa cinta pada sesuatu hal seseorang takkan dapat menyukai apa yang sedang di kerjakan oleh orang tersebut,dan tentunya tanpa cinta seorang ibu takkan mau mengurus anak yang telah ia lahirkan,tanpa cinta seorang ayah takkan mau memenuhi kewajibannya sebagai seorang ayah karena apabila dia tak cinta dengan keluarganya tentu saja dia takkan mau mengurus keluarganya termasuk memberi nafkah.

CINTA MONYET

Cinta terdapat berbagai macam,pada jaman anak ABG sering orang menyebut cinta monyet,lalu apakah cinta monyet itu sendiri??Cinta monyet adalah cinta ketika seorang manusia masih muda,cinta ini tak pandang buluh,ketika ia sudah memiliki satu pasangan dan melihat ada sesuatu yang lebih baik dia akan lebih tertarik kepada yang lebih baik,serta cinta ini biasanya hanya dapat bertahan sebentar.Namun tidak semua cinta monyet itu hanya bertahan 1-2 hari bahkan cinta monyet ada yang dapat bertahan hingga di ujung waktu,tetapi itu hanya jaman dahulu di jaman yang berbede seperti sekarang cinta monyet seperti sudah menjadi trend di anak-anak muda.Mugnkin sejak SD sudah banyak dari manusia yang sudah mengenal cinta monyet,contohnya saja Putut Sahbroe Ardyansah seorang siswa SMAN 5 PURWOKERTO kelas X.5 di pernah merasakan cinta ketika dia SD dia pernah bercerita ketika dia kelas 6 SD dia memutuskan untuk berpacaran dengan seorang perempuan yang sepadan dengan dia yang bernama Marianti Avi ternyata usia mereka berpacaran cukup lama hingga mereka lulus SD pun mereka masih berpacaran bahkan hingga mereka sampai di kelas VIII SMP dan akhirnya Marianti Avi memutuskan untuk berpisah namun hingga saat ini mereka masih berteman.
Pada kenyataannya Putut yang tergolong murid yang cukup pintar pun merasa kehilangan hingga nilainya pada saat ulangan menjadi hancur,tidak ada nilai yang diatas 7,padahal pada saat seperti ini dapat dikatakan baru mengenal cinta,namun dampaknya seperti yang putut rasakan.Walaupun hanya cinta monyet namun dampaknya terhadap anak-anak sangat besar memang mengenal cinta itu baik,namun apabila ia sudah terlalu mencintai itu maka ia akan sulit untuk melupakannya.

CINTA PERTAMA

Cinta pertama adalah suatu sosok yang takkan terlupakan sepanjang hidupnya karena cinta pertama yang mengajarkan segala sesuatunya dari cinta pertama kita dapat mengenal sesuatu dari cinta pertama kita dapat belajar bagaimana di cinta dan mencintai dan satu hal yang saya ketahui dari guru saya bahwa pacar pertama bukan beraarti cinta pertama,Pasangan yang telah hidup bersama kita bukan beraarti cinta pertama kita,cinta pertama sulit dicari namun mudah untuk dirasakan.

CINTA TERHADAP DIRI

Namun berbeda dengan cinta seseorang terhadap sesuatu,cinta yang seperti ini sepertinya cukup banyak dikalangan masyarakat,contohnya ketika seorang wanita yang terlalu mencintai apa yang ada pada dirinya sendiri seperti seorang teman yang telah saya amati yang bernama Dwi Rizky Amalia berasal dari sekolah dan kelas yang sama dengan Putut Sahbroe A. wanita ini begitu mengagumi rambut dan wajahnya hampir setiap pelajaran dia selalu mengeluarkan kacanya untuk berbenah diri baik merapikan rambutnya atau melihat segala sesuatunya,mungkin karena terobsesi dengan cita-citanya yang menjadi seorang model.Contoh lain yang dapat kita ambil adalah dimana seorang laki-laki yang terlalu mencintai harta yang ada pada dirinya,ketika dia sudah mendapatkan harta maka kita akan lupa dengan dunia apa yang harusnya kita lakukan tidak kita lakukan seperti menyalurkan zakat karena sebagian rizki kita adalah milik anak yatim dan orang tidak mampu.Pada saat seperti ini seseorang sangat sulit untuk menghapus itu karena ia berfikir harta adalah segalanya,tanpa harta kita tak kan bias melakukan sesuatu,itu adalah pandangan bagi orang terlalu mencintai hartanya.Ada pula yang menganggap waktu adalah uang paham seperti ini yang harus dihapuskan karena apabila seseorang telah terlalu mencintai dirinya dan hartanya maka orang itu dapat di katakana orang yang merugi karena hidupnya hanya di habiskan untuk untuk mengejar itu semua.

CINTA SEJATI

Cinta sejati adalah cinta yang takkan pernah habis walaupun temakan oleh waktu,cinta seperti ini lebih banyak dimiliki oleh seorang ibu kepada anaknya,seperti apapun anak yang telah ia lahirkan ia akan tetap menyanyangi anaknya tersebut.Walaupun kebanyakan terdapat terhadap kaum ibu-ibu tidah menuntut kemungkinan cinta sejati dapat di temui,cinta sejati adalah cinta yang rela berkorban demi apa yang ia cintai,rela memaafkan kesalahan yang telah dilakukan,tidak banyak cinta seperti ini karena hanya ada beberapa saja yang akan menemui cinta sejatinya,dah cinta sejati tak mesti harus memiliki.Namun ketika kita memiliki cinta sejati maka kita tidak akan rela melepaskan cinta itu begitu saja,dan cinta yang paling berbahaya adalah cinta sejati karena cinta ini yang mendorong seseorang untuk berbuat lebih jauh.

Ketika seseorang telah menemukan cinta sejatinya maka ia akan melakukan sesuatu yang harusnya tidak ia lakukan,maka dari itu ada orang yang berkata cinta ditolak dukun bertindak,ini adalah istilah dimana seseorang yang telah menemui cinta sejatinya namun tak dapat memilikinya.Cinta sejati juga membuat seseorang gelap mata untuk melakukan sesuatu ketika dia melihat sang dambaan hati yang telah ia miliki berdekatan dengan seorang pria maka hatinya akan langsung terbakar rasa cemburu yang sangat besar sehingga banyak beberapa kasus di Indonesia pembunuhan yang dilatari rasa cemburu,kita dapat mengambil contoh SANG PENJAGAL DARI JOMBANG alias RIAN sang pelaku pembunuhan 11 orang pembunuhan ini dilatari oleh rasa cemburu yang berlebihan terhadap pasangan HOMOSEKSnya atau cinta sejenisnya.tidak hanya pembantaian yang dilakukan rian saja ada beberapa orang yang bunuh diri karena diputuskan oleh pacarnya,itulah yang menyebabkan batapa berbahyanya Cinta Sejati.

Sebenarnya tidak semua Cinta itu buruk cinta,dapat berarti positif apabila kita bias menempatkan dimana cinta itu.seperti cinta kita pada Negara ini kita akan melakukan segala sesuatu demi memajukan Negara ini,dan salah satu yang dapat memajukan Negara ini adalah dengan menambah prestasi untuk Negara ini di tingkat Internasional,cinta juga dapat memacu semangat kita untuk belajar seperti Putut Sahbroe yang sekarang baru memiliki pasangan baru karena ia mencinta Shinta Ika Prastika maka ia beruasaha agar dia tidak kalah dari sang dambaan hati.

Itu adalah beberapa contoh argumentasi yang dapat saya berikan.

KENYATAAN HIDUP

oleh: syifa

Di era milenium ini, jaman sudah semakin maju. Teknologi semakin canggih dan membantu manusia dalam kehidupan sehari-harinya. Banyak yang telah berubah di muka bumi ini, mulai dari perubahan tatanan pemerintahan dan perubahan sistem pendidikan, semua itu semata-mata dilakukan hanya untuk mengikuti perkembangan jaman.

Bukan hanya perubahan di bidang pemerintahan dan pendidikan saja, keadaan perekonomian dunia pun kini sering berubah dan tidak stabil. Ratusan orang di dunia ini tidak tentu nasibnya karena terjadi PHK besar-besaran di seluruh bagian dunia.

Ratusan orang di bagian negara miskin terserang berbagai penyakit dan tidak tahu bagaimana nasibnya untuk menghadapi kehidupan esok hari, para pengusaha di berbagai negara maju bekerja keras mati-matian banting tulang agar usahanya tidak bangkrut demi keluarga tercinta mereka di rumah. Berbagai cara mereka lakukan untuk mendapatkan apa yang mereka sangat cintai itu, yaitu uang.

Para pengusaha bekerja siang dan malam terus menerus untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan yaitu uang tanpa mengenal lelah dan waktu, mereka tidak menyadari bahwa mereka telah menghabiskan waktu seharian hanya untuk mencari uang saja padahal hal yang paling mereka dambakan adalah bisa bersama dengan keluarganya tetapi mereka menghabiskan waktu hanya untuk mencari hal yang mereka inginkan yaitu uang bukan hal yang mereka cintai ataupun yang mereka dambakan yaitu keluarga.

Para orang tua tersebut dengan bekerja mati-matian hanya demi mendapatkan sesuatu yang sangat mereka inginkan yaitu uang, mereka begitu terobsesi dan begitu menginginkan uang, keluarga di rumah mereka tinggalkan dan mereka abaikan, anak-anak kehilangan waktu bersama orang tuanya, perhatian dan kasih sayang yang seharusnya mereka dapatkan dari orang tua malah hilang begitu saja karena kesibukan para orang tua. Akibatnya mereka menjadi pribadi yang kurang perhatian oleh kedua orang tuanya dan menjadi pribadi yang broken home.

Hidup mereka menjadi semakin bebas karena kurangnya pengawasan dari orang tua, semua urusan keluarga di rumah para orang tua tersebut menyerahkannya hanya pada uang yang mereka miliki.

Seharusnya walaupun para orang tua tersebut begitu mencintai uang, tidak seharusnya mereka menyerahkan semua urusan keluarga hanya dengan uang. Perhatian, kasih sayang dan waktu yang cukup dengan keluarga adalah suatu kebahagiaan yang tidak dapat tergantikan oleh uang.

Selasa, 10 Maret 2009

Chauvinisme dan Nasionalisme

oleh: Dimas X-5

Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang terletak anatara 60 LU-110 LS dan 950 BT-1410 BT secara astronomis, dan secara geografis Indonesia terletak antara Benua Asia serta Benua Australia dan Samudra Pasifik serta Samudra Hindia. Dengan keadaan alam tropis menjadikan Indonesia sebagai negara yang subur karena mendapat curah hujan dengan intensitas yang cukup tinggi dan merata. Dengan keadaan tersebut daerah-daerah di Indonesia adalah daerah yang subur.

Dari segi demografi, Indonesia terdiri dari ratusan suku bangsa yang mendiami tiap-tiap daerah yang ada di Indonesia dari ujung Sabang hingga ujung Merauke. Indonesia merupakan negara dengan suku bangsa terbanyak di dunia dengan jumlah 400 suku bangsa yang ada. Dimana suku Jawa adalah suku terbesar yang ada di Indonesia. Oleh karena hal itu hingga saat ini Indonesia masih memegang rekor dunia dalam jumlah suku bangsa terbesar di dunia.

Dilihat dari hal tersebut tidaklah selamanya berdampak baik bagi Indonesia. Terkadang masalah muncul dari adanya perbedaan tersebut. Sifat dan karakter dari setiap orang berbeda, begitu juga dengan sifat dan karakter setiap suku juga berbeda. Semisal watak dari suku Batak yang keras sangat berbeda dengan watak dari orang Jawa yang sifatnya halus dan penyabar. Mungkin itu perbedaan dari segi watak dan sifat belum lagi loyalitas setiap individu terhadap suku asalnya.

Masalah tersebut memang sudah ada dari zaman dahulu ketika individu lebih memilih kelompoknya dari pada berbaur menjadi satu tanpa tanpa memandang perbedaan yang ada. Dalam istilahnya hal ini disebut dengan Chauvinisme atau Jingoisme. Chauvinisme masuk dalam bentuk Nasionalisme secara arti sempit yang artinya rasa cinta kepada bangsanya, faham / golongan tertentu yang berlebihan sehingga tidak menghiraukan / tidak peduli dengan orang lain atau golongan lain yang tidak sepaham dengannya. Sifat seperti ini cenderung mengarah kedalam perpecahan. Karena, akan tampak terlihat kecenderungan dari individualisme setiap orang atau kelompok. Hal nyata dari hal ini sudah bisa terlihat secara jelas dan tertulis dalam sejarah negri ini. Ketika masa penjajahan yang dilakukan bangsa asing terhadap negri ini. Dimana penjajahan berlangsung sangat lama. Mengapa hal itu bisa terjadi? Ya, karena dalam melawan penjajah kita tidak bersatu dalam menentukan arah gerakan perjuangan. Sifat kedaerahan yang begitu tinggi menjadikan kita tidak pernah bersatu.

Bertindak sendiri, merasa yang paling hebat dan kuat, haus akan sebuah kebebasan itulah yang ada dalam diri setiap orang saat itu. Seandainya kita bisa bersatu dari dulu, saya yakin umur Kemerdekaan negri ini pasti jauh lebih tua dari sekarang yang ada. Chauvinisme dalam bentuk lain masih banyak lagi contohnya semisal pada zaman sekarang paham suku, agama, ras, dan golongan begitu kental terutama menjelang datangnya Pemilu 2009. Dimana untuk seorang calon pemimpin ada orang beranggapan haruslah orang Jawa dan beragama Islam karena hanya merekalah yang bisa mengayomi dan bisa bersabar dalam memimpin negri ini tidak lupa dengan embel-embel Haji ataupun Hajjah. Dari golongan ada partai politik yang sedang gencarnya tebar pesona dihadapan rakyat dengan mengumbar segala kelebihan partai politiknya dan tidak lupa juga mengumbar segala kejelekan partai politik yang menjadi rivalnya. Suatu hal yang sangat egois, dimana keadaan bangsa ini sedang corat-marut menghadapi berbagai masalah yang ada. Jika saya lihat partai politik yang ada sekarang tidak lebih dari mencari keuntungan semata dari ajang Pemilu kali ini. Dimana jika mereka menang maka makin berjayalah mereka, sepertinya tidak ada yang tulus mengemban amanat titipan rakyat. Jika kita sebenarnya harus tahu menjadi pemimpin amatlah berat tidak semudah yang dibayangkan tapi kenapa mereka para Caleg tidak memandang akan hal ini. Sepertinya mereka lupa bahwa apa yang mereka kerjakan di dunia akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak. Bisa kita lihat bukan? Betapa bahayanya Chauvinisme ketika hal tersebut muncul disertai rasa egois yang tinggi. Hanya Nasionalisme yang sesungguhnya yang dapat mengatasi hal ini.

Nasionalisme yang sesungguhnya adalah rasa nasionalisme dimana kita mencintai dan bangga terhadap tanah air dan bangsanya tanpa memandang bangsa atau kelompok lain lebih rendah dari bangsa atau kelompok sendiri dan tanpa melihat segala perbedaan yang ada diantaranya.

Nasionalisme yang seperti ini yang lebih megutamakan persatuan dan kesatuan demi terwujudnya hubungan kerja sama, keharmonisan maupun keselarasan antar sesama suku dan segala perbedaan yang ada di bawah Bhineka Tunggal Ika.

Suatu contoh dari para pendiri negara kita Ir. Soekarno dan Bung Hatta dalam merumuskan dasar negara Indonesia yaitu Pancasila. Ketika saat itu sila Pertama berbunyi : Ketuhanan Yang Maha Esa dengan Menjalankan syariat-syariat Islam bagi Para Pemeluknya. Saat awal kemerdekaan rasa nasionalisme masyarakat Indonesia begitu tinggi. Hal itu terbukti dari tindakan protes dari masyarakat non-Muslim yang ada mereka meminta untuk dasar negara dijadikan sebagai dasar yang memikat semua tanpa melirik suatu golongan atau agama. Sehingga mereka bisa menjadi Warga Negara Indonesia seutuhnya. Atas dasar hal itu maka para pendiri negara Indonesia sepakat untuk merubah sila Pertama menjadi : Ketuhanan yang Maha Esa. Suatu hal yang luar biasa yang membuat para pendiri negara kita tidak bersifat egois karena mereka berpikir persatuan dan kesatuan negri ini adalah yang utama. Dari hal inilah para pemimpin masa kini dan bagi para calon pemimpin masa depan bisa menjadikan ilmu,contoh, dan panutan dalam memimpin negri ini kelak.



Daftar Pustaka

Drs.Chotib dan Drs. Djazuli, H.M.2006. Kewarganegaraan 1. Jakarta: Yudhistira

Munawir, S.Pd. Dkk. 2006. Cakrawala Geografi IX. Jakarta: Yudhistira.

Sunandi dan Asy, Mas'udi. 2004. Pengetahuan Sosial Kewarganegaraan SMP.Jakarta: Tiga Serangkai.

www.google.com