KalaKu Tlah Diam
Aku diam……..
Bukan berarti aku tak tau……..
Aku diam…………
Bukan berarti pula aku tak melihat, mendengar, dan merasa……..
Aku diam…….
Karna aku tlah mati………
Karna aku ingin Cintaku hanya untukMu
Cinta yang tlah aku rajut bersamamu 10 tahun ini……
Yang telah terkubur ………
Bersama dengan kenangan dan jasad yangKu punya….
Aku lemah……
Aku tlah rapuh………
Aku tak bisa memaknai Cinta ini………
Begitu sulit kubayangkan…….
Begitu sakit pulaKu rasakan perih ini
Aku tak bisa melihat kau bahagian dengannya…….
Satu hati besarKu………
Bendera putih tlah aku kibarkan kepada sang pencipta…….
Aku mengalah………
Demi Cinta yangKu punya……….
Selamat tinggal dunia……..
Selamat tinggal Cinta ini……
Biarkanlah Cinta ini akan selalu hidup
BersamaKu dialam yang berbeda untuk selamanya…….
Sejarah Cinta Yang Tlah mati
Begitu cepat engkau pergi…
Tinggalkan sejarah cinta kita……..
Seakan tiada pernah terjadi,
Rangkaian tali kasih asmara…….
Hari dulu kau bersamaKu…….
Saling merangkul digeloranya asmara………
Tapi kenapa hari ini………
Rajutan CintaKu kau ganti….
Dengan sulaman benang Cintanya???????
SenyumKu bukanlah senyum bahagia…….
Tangisku bukan tangis bermakna…….
Karma impian itu…….
Kini tinggallah impian……..
Derasnya gelombang laut,
Ganasnya singa kelaparan,
Begitulah kepedihan berkepanjangan……
Yang kian detik…….
Kian hari……….
Semakin mengiris-iris kehipanKu…….
Sampailah aku dipenghujung aliran darah dan detak jantungKu…..
Yang kini tlah aku hentikan sendiri…….
Tanpa tangan malaikat,
Tanpa kehendak sang ilahi……..
Hanya sepotong tali menemaniKu……
Mengikat……
Melingkar erat kematianKu……
Selamat tinggal saiiang……….
Selamat tinggal dunia………
Tampilkan postingan dengan label puisi: candu cinta X3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi: candu cinta X3. Tampilkan semua postingan
Minggu, 15 Maret 2009
PUISI INDAH
HATI YANG MENGGEBU
Ku temukan sesuatu..
Yang membuat aku bahagia selalu..
Paras mu meluluh kan ku..
Ucapan mu menghibur ku..
Saat sendiri menemani..
Senyum ku pun kembali berseri..
Karena ada dirimu di sisi..
Dan tawa mu pun kembali mengisi..
Saat kau bertemu dengannya..
Ingin ku meronta..
Hati ku retak saat melihat kau dengannya..
Ingin ku tertawa tapi tak bisa..
Hingga akhirnya kau berpisah..
Dan itu membuat ku resah..
Bingung bercampur gelisah..
Apa aku harus bahagia atau bersedih??
Hati yang sendiri..
Ingin aku isi..
Dengan cinta tulus hati..
Dapatkah kau mengerti..
Bagiku hanya kau yang terindah diantara bunga itu..
Hanya kau yang dapat menyinari ku..
Tatapanmu menyirami taman hati ku..
Perasaan ku ini menggebu dengan mu..
PANGERAN..
Sebutan untuk orang terkasih ku..
Dan itu hanya kau..
Orang pertama di hati ku..
Di dalam hati ku ekspresikan..
Dan hanya kau yang ku inginkan..
Kau juga yang selalu ku impikan..
Tetapi tidak aku ungkapkan..
Hati ini selalu menunggu..
Menunggu mu..
Menambatkan hati mu untukku..
Tanpa batas waktu..
Bersama mutiara yang mengalir di pipi..
Bersama hujan yang menyampaikan rindu ini..
Dan bersama mentari yang telah kembali ke peraduannya ini..
Dirimu akan aku nanti..
Ku temukan sesuatu..
Yang membuat aku bahagia selalu..
Paras mu meluluh kan ku..
Ucapan mu menghibur ku..
Saat sendiri menemani..
Senyum ku pun kembali berseri..
Karena ada dirimu di sisi..
Dan tawa mu pun kembali mengisi..
Saat kau bertemu dengannya..
Ingin ku meronta..
Hati ku retak saat melihat kau dengannya..
Ingin ku tertawa tapi tak bisa..
Hingga akhirnya kau berpisah..
Dan itu membuat ku resah..
Bingung bercampur gelisah..
Apa aku harus bahagia atau bersedih??
Hati yang sendiri..
Ingin aku isi..
Dengan cinta tulus hati..
Dapatkah kau mengerti..
Bagiku hanya kau yang terindah diantara bunga itu..
Hanya kau yang dapat menyinari ku..
Tatapanmu menyirami taman hati ku..
Perasaan ku ini menggebu dengan mu..
PANGERAN..
Sebutan untuk orang terkasih ku..
Dan itu hanya kau..
Orang pertama di hati ku..
Di dalam hati ku ekspresikan..
Dan hanya kau yang ku inginkan..
Kau juga yang selalu ku impikan..
Tetapi tidak aku ungkapkan..
Hati ini selalu menunggu..
Menunggu mu..
Menambatkan hati mu untukku..
Tanpa batas waktu..
Bersama mutiara yang mengalir di pipi..
Bersama hujan yang menyampaikan rindu ini..
Dan bersama mentari yang telah kembali ke peraduannya ini..
Dirimu akan aku nanti..
PUISI PIPIT
Ketika cinta
Aku tenggelam di lautan cinta yang kau buat...
Aku menari di iringi cintamu ...
Dan aku hanya memuja padanya...
Kala rautmu terlintas di benak ku itu makin buatku tersenyum..
Biarlah aku puja pangeranku..
Biarlah aku bersujud karena cintamu..
Enggan ...
Enggan , berlari menjauhi cintamu ...
Karena ketika rindu aku penggil namamu ...
Dan aku terbang di hati mu ...
Mengisi deret-deret hari ku ...
Dan berpadu menjadi sebuah cinta yang begitu indah..
Ketika purnama tiba ..
Biarlah ku ungkap segalanya ...
Karena ciintamu wanita ini buta akan segalanya
Biarlah kita bagai adam dan hawa..
Yang terpikat cinta di surganya ...
Tak ada yang membandingkan ...
Dan tak ada yang mampu menggantikan adam ku ..
Tikus Berdasi Pemuja Harta
Omong kosong terus menyeruap
Bau anyir kebusukan makin tercium
Gelagat tikus berdasi yang meangung-angungkan diri diatas kemunafikan
tikus-tikus berdasi pemuja harta
Datang dari got masuk istana
Menebarkan benih-benih kedustaan
Lalu mereka tertawa sambil terus berpesta
Melupakan seluruh janji dan kaum jelata
Tikus berdasi pemuja harta
Pantasnya kau ada dalam gua jeruji
Merasakan penderitaan mereka yang teraniaya
Akibat ulahmu menggrogoti negara
Sayangnya kau tak terbaca ..
Karna kau berdiri di belakang kucing-kucing pecundang..
Lalu sering kalinya kau cuci tangan dari seluruh kehitamanmu..
Aku tenggelam di lautan cinta yang kau buat...
Aku menari di iringi cintamu ...
Dan aku hanya memuja padanya...
Kala rautmu terlintas di benak ku itu makin buatku tersenyum..
Biarlah aku puja pangeranku..
Biarlah aku bersujud karena cintamu..
Enggan ...
Enggan , berlari menjauhi cintamu ...
Karena ketika rindu aku penggil namamu ...
Dan aku terbang di hati mu ...
Mengisi deret-deret hari ku ...
Dan berpadu menjadi sebuah cinta yang begitu indah..
Ketika purnama tiba ..
Biarlah ku ungkap segalanya ...
Karena ciintamu wanita ini buta akan segalanya
Biarlah kita bagai adam dan hawa..
Yang terpikat cinta di surganya ...
Tak ada yang membandingkan ...
Dan tak ada yang mampu menggantikan adam ku ..
Tikus Berdasi Pemuja Harta
Omong kosong terus menyeruap
Bau anyir kebusukan makin tercium
Gelagat tikus berdasi yang meangung-angungkan diri diatas kemunafikan
tikus-tikus berdasi pemuja harta
Datang dari got masuk istana
Menebarkan benih-benih kedustaan
Lalu mereka tertawa sambil terus berpesta
Melupakan seluruh janji dan kaum jelata
Tikus berdasi pemuja harta
Pantasnya kau ada dalam gua jeruji
Merasakan penderitaan mereka yang teraniaya
Akibat ulahmu menggrogoti negara
Sayangnya kau tak terbaca ..
Karna kau berdiri di belakang kucing-kucing pecundang..
Lalu sering kalinya kau cuci tangan dari seluruh kehitamanmu..
Rabu, 11 Maret 2009
Sobat
oleh:Malika
Dahulu kau datang
Dengan berjuta kata yang manis
Indah nian kurasakan
Ketika aku lupa kau selalu mengingatkan
Ketika aku lemah kau selalu memberiku semangat
Ketika aku sedih kau selalu membuatku tersenyum
Dunia serasa hambar tanpa adanya dirimu
Kini aku sendiri menanti kedatanganmu kembali
Dalam sujud ku lontarkan do'a untukmu
Wahai sobat dimana kini kau berada
Akan ku cari dirimu walau sendiri
Hingga dapat kita bertemu kembali
Dahulu kau datang
Dengan berjuta kata yang manis
Indah nian kurasakan
Ketika aku lupa kau selalu mengingatkan
Ketika aku lemah kau selalu memberiku semangat
Ketika aku sedih kau selalu membuatku tersenyum
Dunia serasa hambar tanpa adanya dirimu
Kini aku sendiri menanti kedatanganmu kembali
Dalam sujud ku lontarkan do'a untukmu
Wahai sobat dimana kini kau berada
Akan ku cari dirimu walau sendiri
Hingga dapat kita bertemu kembali
Dahulu kau datang
Dengan berjuta kata yang manis
Indah nian kurasakan
Ketika aku lupa kau selalu mengingatkan
Ketika aku lemah kau selalu memberiku semangat
Ketika aku sedih kau selalu membuatku tersenyum
Dunia serasa hambar tanpa adanya dirimu
Kini aku sendiri menanti kedatanganmu kembali
Dalam sujud ku lontarkan do'a untukmu
Wahai sobat dimana kini kau berada
Akan ku cari dirimu walau sendiri
Hingga dapat kita bertemu kembali
Dahulu kau datang
Dengan berjuta kata yang manis
Indah nian kurasakan
Ketika aku lupa kau selalu mengingatkan
Ketika aku lemah kau selalu memberiku semangat
Ketika aku sedih kau selalu membuatku tersenyum
Dunia serasa hambar tanpa adanya dirimu
Kini aku sendiri menanti kedatanganmu kembali
Dalam sujud ku lontarkan do'a untukmu
Wahai sobat dimana kini kau berada
Akan ku cari dirimu walau sendiri
Hingga dapat kita bertemu kembali
Ridho-Mu
oleh: malika
Gemuruh kalbu mendengar firman-Mu
ingin mengakui semua yang telah lalu
Walaupun hanya sebutir dzarah , itu perlu
Alangkah malu batin ini mengakui
Atas apa yang telah dilakui didunia
Berjuta kesalahan yang telah kuperbuat
Ingin kubuka jendela surga-Mu
Dengan mengucap kata taubat
Taubatan nasuha yang sebenarnya
Akan ku cabik tubuh ini jika perlu
Hanya untuk melihat Keagungan-Mu
Hanya untuk mengharap Ridho-Mu semata
Gemuruh kalbu mendengar firman-Mu
ingin mengakui semua yang telah lalu
Walaupun hanya sebutir dzarah , itu perlu
Alangkah malu batin ini mengakui
Atas apa yang telah dilakui didunia
Berjuta kesalahan yang telah kuperbuat
Ingin kubuka jendela surga-Mu
Dengan mengucap kata taubat
Taubatan nasuha yang sebenarnya
Akan ku cabik tubuh ini jika perlu
Hanya untuk melihat Keagungan-Mu
Hanya untuk mengharap Ridho-Mu semata
Cintaku untuk selamanya
oleh: FERIZAL
Cinta...
Mengapa kau buat aku gila
Gila dan haus akan dirimu
Kutemukan kau cinta
Sesosok gadis pujaanku
Yang ku idamkan selama ini
Ku telah mendapatkanmu cinta
Ku takan melepasmu
Kau telah menjadi belahan jiwaku
Ku takan pernah bisa hidup tanpamu
Kapanpun kau pergi
Aku kan slalu di sampingmu
Mendampingimu untuk selamanya
Aku hanya bisa berharap
Kau tak meninggalkanku
Setia selalu,seia sekata
Begitu besarnya cintaku padamu
Aku hanya bisa berkata
Aku sangat mencintaimu
Cinta...
Mengapa kau buat aku gila
Gila dan haus akan dirimu
Kutemukan kau cinta
Sesosok gadis pujaanku
Yang ku idamkan selama ini
Ku telah mendapatkanmu cinta
Ku takan melepasmu
Kau telah menjadi belahan jiwaku
Ku takan pernah bisa hidup tanpamu
Kapanpun kau pergi
Aku kan slalu di sampingmu
Mendampingimu untuk selamanya
Aku hanya bisa berharap
Kau tak meninggalkanku
Setia selalu,seia sekata
Begitu besarnya cintaku padamu
Aku hanya bisa berkata
Aku sangat mencintaimu
GADIS MAKASAR
oleh FERIZAL
GADIS MAKASAR
Mata yang indah itu tak pernah kulupakan
Ingatanku padamu sangatlah dalam
Walau hujan pasir mendera
Kau tetap terkenang selama hidupku
Hatimu selembut kapas
Senyummu semanis madu
Tak ada yang dapat menggantikanmu
Dalam hatiku....
Telah kita lewati
Waktu demi waktu
Baik susah,sedih maupun senang
Kau selalu sabar menemaniku
Tak tahu ku harus berbuat apa
Bila kau pergi dari sisiku
Aku hanya ingin kau tersenyum
Tersenyum padaku
Ku sangat menyayangimu
Lebih dari ku mencitai diriku sendiri
Oh gadis makasar....
GADIS MAKASAR
Mata yang indah itu tak pernah kulupakan
Ingatanku padamu sangatlah dalam
Walau hujan pasir mendera
Kau tetap terkenang selama hidupku
Hatimu selembut kapas
Senyummu semanis madu
Tak ada yang dapat menggantikanmu
Dalam hatiku....
Telah kita lewati
Waktu demi waktu
Baik susah,sedih maupun senang
Kau selalu sabar menemaniku
Tak tahu ku harus berbuat apa
Bila kau pergi dari sisiku
Aku hanya ingin kau tersenyum
Tersenyum padaku
Ku sangat menyayangimu
Lebih dari ku mencitai diriku sendiri
Oh gadis makasar....
Senin, 09 Maret 2009
KASIH TULUS UNTUKMU
Kasih ...
Dengarkanlah jeritan hatiku
Lihatlah air mata yang menetes dipipiku
Dan rasakanlah kasih sayang yang ku berikan untukmu
Kasih...
Disetiap sela-sela hatiku yang kosong
Kuisi dengan sebuah nama
Sebuah nama yang selalu ku sebut dalam setiap doaku...
Kasih...
Mungkin kau tak tau perasaanku
Sebuah perasaan yang tulus dalam hatiku
Meskipun semua ini tak terlihat
Mengalir untukmu...
Tapi percayalah kasih sayang ini kan selalu
Kasih...
Kubegitu sangat menyanyangimu
Walaupun ku tak bisa selalu ada disampingmu
Mungkin ku takpernah bisa membuatmu bahagia
Namun rasa ini akan selalu kujaga
Dengarkanlah jeritan hatiku
Lihatlah air mata yang menetes dipipiku
Dan rasakanlah kasih sayang yang ku berikan untukmu
Kasih...
Disetiap sela-sela hatiku yang kosong
Kuisi dengan sebuah nama
Sebuah nama yang selalu ku sebut dalam setiap doaku...
Kasih...
Mungkin kau tak tau perasaanku
Sebuah perasaan yang tulus dalam hatiku
Meskipun semua ini tak terlihat
Mengalir untukmu...
Tapi percayalah kasih sayang ini kan selalu
Kasih...
Kubegitu sangat menyanyangimu
Walaupun ku tak bisa selalu ada disampingmu
Mungkin ku takpernah bisa membuatmu bahagia
Namun rasa ini akan selalu kujaga
* PENYESALANKU TERHADAP MU
Oleh: Lestari
Mungkin sesalku telah melewatkanmu
tak bisa memberi arti dalam hidupmu
Aku hanya bisa membuatmu bersedih
dalam palung hatimu....
Tapi apa yang kini ku rasakan
tak pernah kau merasakannya
Apa yang aku inginkan
Tak pernah kau memberikannya
Aku ingin kau kembali seperti yang dulu
Bukan ku tak percaya kepadamu
Tapi aku hanya tak ingin kehilangan cinta sejati
Yang selalu bisa membuatku tersenyum bahagia....
Kini dimana harusku cari lagi
saat dirimu pergi tinggalah aku sendiri
lelah ku cari tak juga ku temui
dirimu menghilang membuatku tak berarti
Mungkin sesalku telah melewatkanmu
tak bisa memberi arti dalam hidupmu
Aku hanya bisa membuatmu bersedih
dalam palung hatimu....
Tapi apa yang kini ku rasakan
tak pernah kau merasakannya
Apa yang aku inginkan
Tak pernah kau memberikannya
Aku ingin kau kembali seperti yang dulu
Bukan ku tak percaya kepadamu
Tapi aku hanya tak ingin kehilangan cinta sejati
Yang selalu bisa membuatku tersenyum bahagia....
Kini dimana harusku cari lagi
saat dirimu pergi tinggalah aku sendiri
lelah ku cari tak juga ku temui
dirimu menghilang membuatku tak berarti
Langganan:
Postingan (Atom)